Selasa, 18 April 2017

Chairul Tanjung seorang Wirausahaawan sukses



Di Blog saya kali ini akan membahas sesosok wirausahawan yang sukses dan salah satu yang saya kagumi dan Beliau bisa menjadi panutan bagi kita/bagi calon wirausahawan,oke tidak usah basa-basi lagi langsung saja>>>


CHAIRUL TANJUNG
Siapa yang tidak tahu beliau,Beliau adalah seorang wirausahaawan atau bussinesman terkenal di Indonesia,atau juga kalau pasti mengenal sebutan beliau yang dulu pernah Booming sekali karena judul bukunya yaitu “Chairul Tanjung Si Anak Singkong”,Sebutan anak singkong pasti sangat familiar di telinga kalian.
Chairul Tanjung lahir pada 16 Juni 1962,Jakarta Indonesia. Kesuksesan “Si Anak Singkong” ini dalam membangun kerajaan bisnis tentunya sudah tidak perlu kita ragukan lagi. Meskipun terlahir dari keluarga sederhana, Chairul Tanjung yang akrab disapa CT ini tak pernah menyerah dengan keadaan yang ada dan berusaha bangkit untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Semangat inilah yang kemudian mengantarkan Chairul Tanjung menjadi seorang pengusaha sukses yang berhasil membesarkan Bank Mega, Trans Corp, dan Carrefour di Indonesia.
Dalam meraih kesuksessan itu tidak mungkin didapat secara instan pasti ada kala kita terjatuh dalam melakukan usaha kita. Bila kita bisa menghadapi hal tersebut mungkin kita akan menjadi orang yang akan sukses,Berikut Faktor Internal seorang Chairul Tanjung bisa menjadi sukses:
1.    Kerja Keras
“Seorang calon pengusaha tidak boleh cengeng dan mudah menyerah,” tegas Chairul Tanjung. Melihat potensi kekayaan alam Indonesia yang melimpah ruah, tentunya amat disayangkan bila kita tidak memanfaatkan kelebihan tersebut dengan maksimal. Karenanya, wajib hukumnya bagi setiap pengusaha untuk tetap menomorsatukan kerja keras dibandingkan memikirkan modal usaha. “Kita kebanyakan makan mie instan, sehingga segala sesuatunya juga mau instant,” ujar Chairul Tanjung sembari bergurau. Padahal kenyataannya beliau rela bekerja hingga lebih dari 18 jam untuk mewujudkan semua mimpinya yang terkadang dianggap orang lain berlebihan.
2.    Kerja Cerdas
Selain kerja keras, seorang pengusaha juga dituntut untuk bisa kerja cerdas. Sebab, ketika Anda terjun menjadi seorang entrepreneur, maka secara tidak langsung Anda juga harus bisa membuat perencanaan yang baik, mengambil keputusan dengan tepat, dan mengatasi semua kendala usaha dengan cerdas. Contoh nyata bisa kita lihat dari keberhasilan Chairul Tanjung yang menciptakan ide-ide segar dan mewujudkannya menjadi nyata. Seperti misalnya inovasi Trans Studio buatannya yang belakangan ini disebut-sebut sebagai taman bermain di dalam ruangan (indoor) terbesar di Indonesia.  “Saya membeli masa depan dengan uang masa lalu.” tutur Chairul Tanjung yang dituliskan dalam buku “Si Anak Singkong”.
3.    Kerja Ikhlas
Ketika Anda sudah bekerja keras dan bekerja cerdas, maka kunci sukses yang terakhir adalah kerja ikhlas. Setelah semuanya Anda kerjakan dengan optimal, maka selanjutnya serahkan segala keputusan kepada Yang Maha Kuasa. “Syukuri apa yang kita miliki, jangan pernah berburuk sangka terhadap kuasa-Nya, maka Allah akan menambahkan segala nikmat-Nya kepada kita.” pesan Chairul Tanjung. Ia selalu berpesan kepada setiap pengusaha untuk terus mensyukuri keberhasilan yang mereka dapatkan hari itu, dan terus ikhtiar dan bertawakal untuk mencapai puncak kesuksesan yang diinginkan.
Setelah faktor eksternal pasti juga ada faktor Internal yang membuat Chairul Tanjung menjadi sukses Berikut faktor eksternalnya:
Chaerul Tanjung bersekolah di SD Van Lith, Jakarta pada tahun 1975. Kemudian melanjutkan sekolahnya di SMP Van Lith, Jakarta tahun 1978, kemudian melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di SMA Negeri 1 Boedi oetomo, Jakarta tahun 1981, lalu melanjutkan study-nya di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia pada tahun 1987, kemudian di Executive IPPM tahun 1993.
Kunci belau bisa menghadapi masa kelam dalam berbisni adalah  Chairul menyatakan bahwa generasi muda bisnis sudah seharusnya sabar, dan mau menapaki tangga usaha satu persatu. Menurutnya, membangun sebuah bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan seketika (instant), karena dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar. Membangun integritas adalah penting bagi Chairul. Adalah manusiawi ketika berusaha,seseorang ingin segera mendapatkan hasilnya. Tidak semua hasil bisa diterima secara langsung.
Dan bagaimana beliau memanajemen Bisnisnya dengan baik inilah beberapa cara yang beliau lakukan untuk mengatur bisnisnya dengan baik:
1.    Berdisiplin dalam memutar uang
Chairul mengatakan bahwa usahanya bisa maju salah satunya karena ia disiplin memutar uang keuntungan usaha. Ia menyebutkan ada momen tak terlupakan ketika dia mendapatkan uang cukup besar saat kuliah di tahun 1981. Waktu itu ada buku kuliah yang biaya fotokopinya Rp500. Dia kemudian mencari tempat fotokopi murah dan dia bisa mendapat harga Rp150 per buku. Dia kemudian menawarkan buku tersebut kepada teman-temannya dengan harga Rp300.
100 teman kuliahnya ternyata mau membeli buku dengan harga lebih terjangkau tersebut. Dia mendapatkan untung Rp150 X 100 orang, yaitu Rp15 ribu. Dari keuntungan Rp15 ribu itu ia gunakan untuk memutar kembali modal sehingga uangnya terus berkembang. Dia lantas mengembangkan usaha cetak fotokopi untuk buku diktat. Bukan hanya teman-teman kuliahnya, dosen-dosen pun mulai menjadi pelanggannya. Dari keuntungan Rp15 ribu, labanya terus meningkat menjadi puluhan ribu dan kemudian menjadi ratusan ribu rupiah.
2.    Menjadikan modal untuk menciptakan peluang
Dengan perputaran modal yang makin besar, Chairul berpikir bagaimana agar uang itu terus berkembang. Pada saat itu dia melihat ruang di bawah tangga kampusnya di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia yang tidak terpakai. Dia melihat tempat tersebut ramai oleh lalu lalang mahasiswa. Dia berpikir kalau ruang di bawah tangga tersebut dijadikan tempat usaha bisa mendatangkan laba yang cukup baik. Usaha fotokopi adalah ide yang terlintas di pikirannya waktu itu. Daripada mondar-mandir ke tempat yang agak jauh untuk fotokopi murah, lebih baik Chairul membuka usaha di kampus.
3.    Mengembangkan modal dengan mencari partner yang sesuai
Jika kalian merasa belum cukup modal, Kalian bisa mencari partner untuk berbagi usaha dengan sistem bagi hasil. Hal tersebut yang dilakukan Chairul Tanjung. Karena tidak punya mesin fotokopi, ia pun mencari partner untuk berbagi usaha. ÊDia menerapkan sistem bagi hasil dengan pengusaha fotokopi kenalannya. Setiap lembar fotokopi, Chairul akan mendapatkan Rp2,5 rupiah. Agar tidak dibohongi, dia mempelajari pengaturan mesin fotokopi dan bisa mengetahui berapa lembar kertas difotokopi hari itu. Dia pun tinggal meminta uang setoran tiap sore dan uang datang tanpa usaha yang berat
Dibalik kesuksesannya Beliau pasti Keluargalah salah satu faktor Ia bisa sukses seperti sekarang Beliau menghidupi keluarganya dengan sangat baik,Menurut beliau Keluargalah faktor utama yang membuat Ia sukses,jadi beliau lebih mengutamakan keluarganya.
Sekian Blog saya yang membahas tentang wirausahaawan Chairul Tanjung,mohon maaf bila data yang saya paparkan ada yang kurang atau ada yang salah mohon di maklumi.

SUMBER:
 http://bisnisukm.com/kunci-sukses-chairul-tanjung-dalam-membangun-bisnis.html
http://www.biografipedia.com/2015/08/biografi-chairul-tanjung-si-anak-singkong.html
http://caracaraberbisnissukses.blogspot.co.id/2013/08/5-cara-sukses-berwirausaha-ala-chairul.html
https://www.futuready.com/artikel/uncategorized/manajemen-keuangan-ala-chairul-tanjung/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar